Pesan Moral Akan Minuman Beralkohol Menurut Logika Anak-Anak

0

Pesan Moral. Seorang guru masuk kelas dan meminta murid-muridnya menulis pesan moral tentang apa yang diperagakan oleh guru tersebut di depan kelas. Ia meminta semua murid-muridnya serius memperhatikan, karena hal tersebut sangat berguna bagi masa depan murid murid. Maka dimulailah kelasa tersebut dan murid memperhatikan dengan serius.

Ibu guru memulai demonstrasinya. Ia membawa 2 gelas kaca dan masing-masing berisi cacing. Gelas pertama diisi air mineral. Cacing di gelas pertama tidak banyak bereaksi. lalu dilanjutkan gelas kedua. Guru tersebut menuangkan air teh. cacing mulai sedikit risih, Namun tak lama ia terlihat biasa. Seolah teh bukan gangguan untuknya. Gelas terakhir. Guru tersebut menuangkan sampel minuman keras. Cacing terlihat menggelinjang-gelinjang hebat seperti Cacing Kepanasan. Tak lama kemudian cacing itu mati tak bergerak. Tubuhnya mulai larut dalam minuman beralkohol.

Baca Juga :   Kisah Lucu Tukang Cukur dan Anak Kecil yang (dianggap) Bodoh

Guru tersebut mengakhiri demostrasi dan meminta murid murid menuliskan pesan moral yang didapatkan di buku PR mereka.

Keesokan harinya, guru tersebut menagih PR murid-murid. Ia tidak sabar untuk mendengar pendapat anak didiknya mengenai dampak buruk minuman beralhkohol bagi tubuh mereka. Ia mempersilahkan muridnya membacakan apa yang mereka tulis.

Budi : “Minuman beralkohol memberi dampak Buruk bagi tubuh kita”

Ani : “alkohol tak hanya berbahaya bagi tubuh, tapi juga pada otak- kata ibu”

Lalu tiba giliran Bill. Ia diminta membacakan apa yang ia tulis. Ia membaca dengan lantang, karena ia sangat yakin dengan apa yang ia tulis.

kasus : Minuman beralkohol

Pesan Moral : Bila kita minum alkohol, maka bebas dari cacingan 😀

Baca Juga :   Kisah Lucu 'Si Cadel" Melawan Bully Penjual Nasi Goreng

Ibu Guru merasa kaget. Ia telah gagal mengajar murid-muridnya. Ia meminum habis minuman beralkohol sisa demosntrasi kemaren. Lucu ya 😀

 

Comments

comments

Share.

About Author

Undergraduated student from University of Indonesia. Tertarik pada ilmu perilaku dan manusia. Setiap manusia itu unik, hanya tak semua bisa mengerti dan menerima.

Comments are closed.