Cerita Lucu : Akibat Menolak Petolongan yang diberikan Tuhan

0

Seoarang pria yang tengah memancing ditengah laut terlambat menyadari bahwa kapalnya bocor. Ia telah jauh dari daratan, tanpa ia sadari kapalnya lambung kapalnya mulai dipenuhi air. Perlahan tapi pasti ini akan menjadi ancaman serius. Terutama bagi pria yang berlayar sendirian di tengah laut.

Waktu itu tiba, Kapalnya mulai tenggelam. Ia sempat mengambil pelampung dan mengenakannya. Ia terombang ambing di tengah lautan sendirian. pria tersebut mengikut saja kemana arus membawanya. Kakinya mulai keram terlalu lama berendam di air garam.

Tiba tiba dari kejauhan terlihat perahu nelayan mendekat. sang nelayan melemparkan tali dan berniat menarik pria tersebut ke kapalnya.

Tidak, terima kasih. Tuhan pasti akan menyelamatkanku

Nelayan merasa sedikit kurang yakin. Ia berulang kali menyuruh pria tersebut naik ke perahunya. Niat baiknya menolong pria tersebut ditolak berkali kali. Nelayan meninggalkan pria tersebut dengan ragu.

Baca Juga :   Kisah Lucu 'Si Cadel" Melawan Bully Penjual Nasi Goreng

Tak lama menjelang, datang kapal berukuran lebih besar dari perahu nelayan tersebut. Pemilik kapal menanyakan sudah berapa lama ia terapung di laut. Ia melemparkan roda pelampung yang sebelumnya telah diikat dengan tali.

Berpeganganlah. Aku akan menarikmu.

Pria yang tenggelam tersebut tersenyum kecil dan sekali lagi ia menolak. Ia sangat yakin bahwa Tuhan akan menolongnya. Pemilik kapal tersebut berkali kali menyuruhnya naik kapal. Ia kemudian pergi dan menganggap pria tersebut ingin mati di tengah lautan.

Pria yang tenggelam tersebut sudah hampir mati rasa. Bibirnya kering dan badannya lemas. Ia bagai potongan kayu dibawa ombak kian kemari. Ia hampir saja menutup mata sampai terlihat kapal lain mendekat. Sebagai sesama pelaut, tentunya saling berbagi dan saling bantu adalah hal lumrah. Namun untuk ketiga kalinya orang tersebut menolak bantuan yang diberikan Pemilik kapal baik hati tersebut. Tak lama setelah kapal ketiga pergi. Ia merasa sudah sangat lelah. Matanya terpejam.

Baca Juga :   Pesan Moral Akan Minuman Beralkohol Menurut Logika Anak-Anak

Ketika ia terbangun, ia terkejut bahwa ia telah berada di Surga. Ia pun protes kepada tuhan.

Tuhan, kenapa Kau tidak membantuku?

Tuhan dengan tenang menjawab.

Nak, kukirimkan tiga kapal untuk membantumu. Tapi kau menolak. 🙂

~Cari Cara Lain~

Karena Cara ‘Biasa’ Udah nggak Jaman

Comments

comments

Share.

About Author

Undergraduated student from University of Indonesia. Tertarik pada ilmu perilaku dan manusia. Setiap manusia itu unik, hanya tak semua bisa mengerti dan menerima.

Comments are closed.